Sekolah Rakyat adalah institusi pendidikan berasrama yang memiliki visi untuk tidak hanya memberikan akses pendidikan formal seperti sekolah umum, tetapi juga menyediakan berbagai pelatihan yang bertujuan untuk membentuk lulusan yang unggul. Kami berkomitmen untuk menciptakan individu yang memiliki keterampilan hidup, pola pikir positif, dan nilai-nilai luhur, sehingga mereka dapat mengangkat diri dan keluarga keluar dari jeratan kemiskinan.
Lebih dari sekadar tempat belajar, Sekolah Rakyat adalah wadah untuk membangun mimpi dan harapan. Kami berupaya menciptakan generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berjiwa pemimpin, yang mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kami memerlukan guru-guru yang berkualitas, kompeten, dan profesional. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka kesempatan bagi lulusan PPG Prajabatan/PPG Calon Guru yang memenuhi persyaratan untuk melakukan konfirmasi kesediaan pada tanggal 10 – 12 Juni 2025. Kemudian, Kementerian Sosial (Kemensos) akan melakukan seleksi kompetensi tambahan untuk memilih satu kandidat terbaik sebagai guru di Sekolah Rakyat.
Rekrutmen guru ini bukan sekadar mengisi kekosongan, tetapi bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pendidikan berkualitas dengan menyeleksi calon guru yang memiliki kompetensi profesional dan dedikasi tinggi. Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan, Kemensos bertanggung jawab untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat. Dalam rangka itu, Kemensos akan melakukan Seleksi PPPK Jabatan Fungsional (JF) Guru Sekolah Rakyat Tahap II Tahun Anggaran 2025, yang akan ditempatkan di 59 lokasi Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia dengan total 853 formasi JF guru ahli pertama.
Sebagai guru di Sekolah Rakyat, terdapat sejumlah hak dan kewajiban yang akan diperoleh:
1. Seleksi Calon Guru Sekolah Rakyat: Dilaksanakan oleh Kemendikdasmen. Detail mekanisme seleksi dapat diakses di laman resmi Kemendikdasmen.
2. Seleksi Kompetensi Tambahan: Terdiri dari psikotes, tes kemampuan Bahasa Inggris, dan wawancara, yang dilakukan secara daring.
Hasil seleksi akan diumumkan oleh Kemensos melalui laman resmi mereka. Bagi calon guru yang dinyatakan lulus, mereka dapat mempersiapkan diri untuk ditugaskan di lokasi Sekolah Rakyat yang telah ditetapkan. Bagi yang tidak lulus, masih ada kesempatan untuk mengikuti seleksi di tahap berikutnya.
Dengan menjadi guru di Sekolah Rakyat, Anda akan berkontribusi dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mari bergabung dan wujudkan masa depan yang lebih baik bersama Sekolah Rakyat!